News

Menjawab Tantangan Zaman Digital, GP Ansor Tangsel Rangkul Milenial di Diklat Terpadu Dasar I

TANGSEL – GP Ansor Tangsel menggelar acara pembukaan Diklat Terpadu Dasar (DTD) Angkatan I Ciptim di area Situ Gintung Tangerang Selatan, Jumat (22/11/2019). Adapun peserta yang terdaftar mengikuti pelatihan DTD I Ciptim Ansor Tangsel yakni 154 peserta.

Dalam acara DTD ini, GP Ansor Tangsel ingin mengajak pemuda NU khususnya Ansor Tangsel untuk berperan aktif bekerja membantu pembangunan daerah. Ketua Pelaksana Muhammad Fauzul berharap Ansor bisa mengambil peran karena Sumber Daya Manusia Ansor sudah sangat bagus terbukti berlatar belakang pendidikan sarjana dari berbagai disiplin ilmu.

“Disinilah pentingnya peranan aktif pemuda khususnya pemuda NU untuk kemajuan Tangsel yang cerdas, religius dan modern,” ungkap Fauzul, hari ini.

Turut hadir para pejabat Tangsel dalam giat DTD tersebut diantaranya Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davni, Kapolres diwakili, Kapolsek, Koramil Kec. Ciputat, dan perwakilan tokoh NU Se Tangerang Selatan.

Fauzul kembali mengingatkan bahwa anggota Ansor agar menjadi pewaris Kiai yang berkualitas. Sebab sepuluh dua puluh tahun yang akan datang pemuda Ansor akan menjadi pengganti kiai NU. Ulama-ulama NU, kata dia, sangat senang diajak dan mengawal NKRI. Mempertahankan Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan Undang-undang Dasar 1945. Indonesia menjadi bumi yang harus dipertahankan dan Indonesia sudah sangat Islami.

“GP Ansor adalah generasi ulama NU. Rapatkan barisan mengawal dan mempertahankan Ahlussunah Wal Jamaah An Nahdliyah sebagai bentuk penghormatan kepada para ulama. Mari semangat, jangan putus asa dengan rahmat Allah SWT. NU sebagai benteng terdepan NKRI,” jelasnya.

Fauzul melanjutkan bahwa tantangan GP Ansor bukan lagi 5 tahun, tapi menuju 10 tahun kedepan. Katanya, tantangan dimasyarakat organisasi GP Ansor begitu kompleks diantaranya yaitu munculnya generasi baru, digitalisasi segala aspek kehidupan, dan tren intoleransi dan radikalisme.

“Medsos diera digital saat ini jadi momok tantangan GP Ansor, makanya kader GP Ansor harus mampu menganalisa dengan cermat berbagai tantangan tersebut. Rumuskan langkah yang taktis dan strategis guna menjawab kebutuhan zaman. Semoga kaderisasi di Ansor berjalan dengan sangat baik dan masif,” tukasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: